BAB 15 Menuju Indonesia yang Berjalan Kaki
BAGIAN 5 Penutup dan Visi ke Depan BAB 15 Menuju Indonesia yang Berjalan Kaki Kita telah menempuh perjalanan panjang bersama dalam buku ini. Kita mulai dengan krisis kota modern (Bab 1) — bagaimana mobil telah menjadi raja yang merenggut ruang publik, menciptakan ketidakadilan akses, dan menyebabkan epidemi kesepian serta stres. Kita menyadari bahwa kota kita sakit, dan kita tidak bisa terus berpura-pura sehat. Kita kemudian kembali ke skala manusia (Bab 2) — belajar dari sejarah kota berbasis pejalan kaki, memahami filosofi Kota 15 Menit, dan menegaskan bahwa keadilan sosial adalah fondasi dari segalanya. Kita mendefinisikan pemukiman berbasis jalan kaki (Bab 3) — radius 400-800 meter sebagai unit lingkungan, indeks kelayakan jalan kaki (walkability score), dan membongkar mitos-mitos yang selama ini menghalangi perubahan. Kita membangun komponen-komponen kunci (Bab 4-8): trotoar yang bermartabat, penyeberangan yang memihak pejalan ...